Menulis di Anthropocelebes

Anthropocelebes membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berbagi cerita, pengetahuan, dan refleksi tentang Sulawesi dari sudut pandang masyarakat adat dan komunitas lokal. Kami percaya bahwa menulis bukan sekadar aktivitas jurnalistik, melainkan praktik budaya dan politik untuk merebut kembali narasi, menjaga ingatan kolektif, dan memperkuat kedaulatan pengetahuan.

Halaman ini adalah undangan terbuka bagi pemuda, perempuan, tetua adat, peneliti komunitas, dan warga Sulawesi untuk menjadi bagian dari upaya kolektif ini.


Apa yang Bisa Ditulis

Kami menerima berbagai bentuk tulisan dan karya berbasis cerita dan pengetahuan lokal, antara lain:
1. Cerita komunitas dan pengalaman hidup masyarakat adat
2. Tradisi lisan, ritual, dan praktik budaya
3. Bahasa daerah, istilah lokal, dan kosmovisi
4. Isu lingkungan, perubahan iklim, dan konflik ruang hidup
5. Refleksi pemuda dan perempuan adat
6. Esai opini dan tulisan jurnalisme berbasis komunitas

Tulisan dapat bersifat naratif, reflektif, dokumentatif, atau analitis selama berpijak pada pengalaman dan perspektif lokal.


Prinsip Menulis di Anthropocelebes

Setiap karya yang diterbitkan di Anthropocelebes harus menghormati prinsip berikut:
1. Berpihak pada masyarakat adat dan komunitas lokal
2. Tidak mengeksploitasi penderitaan atau trauma
3. Menghormati persetujuan dan hak narasumber
4. Menghindari bahasa rasis, diskriminatif, dan stereotip
5. Mengutamakan kejujuran, empati, dan tanggung jawab

Kami mendorong penulis untuk menempatkan diri sebagai bagian dari komunitas, bukan pengamat dari luar.


Siapa yang Bisa Menulis

Anthropocelebes terbuka bagi pemuda dan perempuan adat, anggota komunitas lokal, penulis pemula maupun berpengalaman, jurnalis warga dan peneliti komunitas, seniman dan pekerja budaya.

Kami secara khusus mendorong kontribusi dari wilayah dan komunitas yang selama ini jarang terwakili dalam media arus utama.


Proses Pengiriman Tulisan

Tulisan dapat dikirimkan dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah dengan pendampingan penerjemahan bila diperlukan. Setiap karya akan melalui proses kurasi dan penyuntingan yang dialogis dan saling menghormati antara penulis dan tim redaksi.

Anthropocelebes tidak mengklaim kepemilikan atas pengetahuan dan cerita komunitas. Hak cipta tetap berada pada penulis dan komunitas asal.


Menulis sebagai Tindakan Kolektif

Menulis di Anthropocelebes adalah bagian dari gerakan bersama untuk menjaga Sulawesi. Setiap kata adalah upaya merawat ingatan, memperkuat identitas, dan membuka ruang keadilan bagi masyarakat adat.

Mari menulis bersama.
Mari merebut kembali narasi Sulawesi.